Tanah

Author: ariyanto

Tanah merupakan bagian dari lingkungan dan merupakan inti dari sumber daya lahan sehingga jika berbicara mengenai sumber daya lahan tidak dapat dilepaskan dengan tanah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia nomor 150 tahun 2000 tentang pengendalian kerusakan tanah untuk produksi biomassa, tanah diartikan sebagai komponen lahan berupa lapisan teratas kerak bumi yang terdiri dari bahan mineral dan bahan organik, mempunyai sifat fisik, kimia, biologi, serta mempunyai kemampuan menunjang kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Hal ini semakin meperkuat bahwa tanah merupakan salah satu komponen alam yang mempunyai peranan pokok dalam proses kehidupan.

Proses pembentukan tanah dipengaruhi oleh 5 (lima) faktor, yaitu: bahan induk, bentuk wilayah atau topografi, iklim, mahluk hidup, dan waktu. Faktor pembentuk tanah yang dikategorikan faktor aktif adalah iklim dan mahluk hidup, sedangkan yang termasuk faktor pasif adalah bahan induk, topografi, dan waktu. Kelima faktor tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan salah satu faktornya. Apabila salah satu faktor tidak berjalan maka proses perkembangan tanah akan terhambat. Sehingga tanah yang muda bukan berarti tanah yang baru terbentuk, namun bisa saja tanah tersebut telah terbentuk jutaan tahun yang lalu tetapi mengalami hambatan perkembangannya akibat salah satu faktor tidak mendukung, misalnya iklim yang terlalu ekstrim atau topografi yang terlalu miring sehingga erosi menghambat proses pembentukan tanah.

Perkembangan tanah menentukan jenis tanah yang mempunyai sifat dan karakteristik tanah berbeda-beda. Sifat dan karakteristik tanah baik berupa fisika, kimia dan biologi tanah dapat diamati pada bagian terkecil tanah. Satuan individu terkecil tanah yang terbentuk dalam tiga dimensi disebut sebagai PEDON. Gabungan dari pedon disebut sebagai POLIPEDON. Di dalam pedon dapat diamati tanah dalam suatu penampang vertikal yang menunjukkan susunan horizon atau lapisan tanah serta terdiri dari solum tanah dan bahan induk tanah atau yang disebut sebagai PROFIL TANAH. Sedangkan HORISON TANAH adalah lapisan-lapisan tanah yang berbeda susunan fisika dan kimianya serta terletak sejajar dengan permukaan tanah sebagai akibat dari proses perkembangan tanah (Hidayat et al. 2004; Foth, 1994).